Apakah Sah Shalat Jika Tidak Khusyu, Karena Terlihat Aurat Istri?

Pertanyaan:
Ketika sedang shalat di rumah, tiba-tiba istri dgn pakaian dalaman melintas di sampingku. Dengan tanpa sengaja akupun melihatnya. Sahkah shalatku? Mohon dijelaskan, jazaakumullah khairan.

Jawab:
Selayaknya orang yang shalat berusaha utk khusyu. Karena khusyu merupakan jantungnya shalat. Karena itu, dia harus menjaga agar selalu khusyu, sehingga shalatnya bisa sempurna.
Beberapa hadis berikut merupakan dalil yang menunjukkan pentingnya upaya menjaga khusyu ketika shalat :
Pertama, hadis riwayat A’isyah radliallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat dgn memakai baju yang ada luriknya. Tiba-tiba sekilas beliau melihat motif luriknya. Setelah selesai shalat, beliau bersabda:
اذْهَبُوا بِخَمِيصَتِي هَذِهِ إِلَى أَبِي جَهْمٍ وَأْتُونِي بِأَنْبِجَانِيَّةِ أَبِي جَهْمٍ ، فَإِنَّهَا أَلْهَتْنِي آنِفًا عَنْ صَلَاتِي
“Kembalikan bajuku ini kepada Abu Jahm, & berikan aku baju Ambijaniyah. Karena baju ini telah mengganggu konsntrasiku ketika shalat” (HR. Bukhari & Muslim)

Disebutkan dlm riwayat yang lain, dari A’isyah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
كُنْتُ أَنْظُرُ إِلَى عَلَمِهَا وَأَنَا فِي الصَّلَاةِ فَأَخَافُ أَنْ تَفْتِنَنِي
“Saya melihat motif baju ini ketika shalat, & saya khawatir baju ini akan selalu menggangguku” (HR. Bukhari & Muslim)
Kedua, hadis dari Ibnu Mas’ud radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Saya pernah memberi salam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau shalat. Beliau-pun menjawab salam kepadaku (dengan isyarat). Setelah berselang beberapa hari, kami pulang dari negeri Habasyah, aku memberi kepada beliau ketika shalat, namun beliau tak menjawabnya. Kemudian beliau bersabda:
إِنَّ فِي الصَّلَاةِ لَشُغْلًا
“Sesungguhnya dlm shalat, isinya hanyalah kesibukan” (HR. Bukhari & Muslim)

An-Nawawi mengatakan:
Makna sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah bahwa orang yang shalat, tugasnya hanyalah menyibukkan diri dgn shalatnya. Dia merenungi apa yang dia baca & tak mempedulikan yang lainnya. (Syarh Shahih Muslim, 5/27)

Terkait kasus seseorang yang melihat aurat istrinya ketika shalat, atau melihat istri memakai pakaian dalaman sementara dia sedang shalat, bisa dipastikan akan mengganggu shalatnya. Sementara status shalatnya dapat dirinci sebagai berikut:
Pertama, jika dia melihatnya secara tiba-tiba, di luar kesengajaan, & tak keterusan, kemudian dia berusaha menundukkan pandangannya & kembali menjaga kekhusyuan shalatnya maka tak ada masalah dgn ibadahnya. Karena dia tak sengaja melihatnya.
Kedua, orang tersebut melihatnya dgn sengaja & bahkan terus memandang, hukum minimal utk kasus ini adalah makruh. Karena perbuatan semacam ini bisa dipastikan akan membangkitkan syahwat, mengganggu shalatnya, & menghilangkan rasa khusyu, yang merupakan ruh shalat.
Allahu a’lam

muslimah.or.id
Disadur dari : Fatawa islam, tanya jawab, no. 174748
sumber: www.muslimah.or.id