Fatwa Lajnah Daimah seputar Zakat Fitri Makanan Pokok

Adakah Doa Khusus saat Membayar Zakat Fitri?
Pertanyaan:
Apakah ada ucapan tertentu yang dilafalkan saat mengeluarkan zakat fitri?
Jawaban:
Alhamdulillah.
Kami tak mengetahui adanya doa khusus yang diucapkan ketika menunaikan zakat fitri.
Wa billahit taufiq.
Lajnah Daimah lil Buhuts Al-’Ilmiyyah wal Ifta’ (Komite Tetap utk Pembahasan Ilmiah & Fatwa)
Sumber: islamqa.com/ar/ref/27015
***
/>
Membayar Zakat Fitri Melebihi Takaran
Pertanyaan:
Apakah zakat fitri memiliki batasan takaran, di mana zakat utk satu orang harus satu sha’ tanpa tambahan? Aku bermaksud menambahkan sedekah, bukan bertujuan utk hati-hati agar tak kurangnya takaran sha’. Itu aku lakukan tanpa memberitahu kepada orang fakir yang ingin aku beri sedekah tersebut. Contoh: Aku memiliki tanggungan sepuluh orang, kemudian aku membeli se-kantung beras yang beratnya 50 kilogram. Kemudian, aku serahkan satu kantung beras tersebut sebagai zakat fitri utk sepuluh orang tadi tanpa ditakar terlebih dahulu. Karena aku tahu bahwa sekantung itu kelebihan 20 kg atau lebih. Kelebihan itu kujadikan sebagai sedekah. Kemudian, aku tak memberitahukan hal tersebut kepada sang fakir bahwa tambahan tersebut adalah sedekah. Akan tetapi, aku katakan, “Ambillah kantung ini sebagai zakat fitri.” Sementara, dia tak mengetahui bahwa kantung itu telah berisi tambahan yang melebihi takaran wajib zakat fitri, kemudian dia mengambilnya dgn ridha. Bagaimana hukum perbuatanku yang semacam ini?
Jawaban:
Alhamdulillah.
Zakat fitri itu ukurannya satu sha’, baik berupa gandum, kurma, beras, atau makanan pokok semisalnya yang berlaku di negeri tersebut, untuk  zakat satu orang, baik lelaki maupun perempuan, anak kecil maupun orang dewasa. Tidak ada masalah jika ada tambahan yang diberikan bersamaan dgn penunaian zakat fitri, sebagaimana yang Anda lakukan, dgn niat sedekah, meskipun Anda tak memberitahukan hal tersebut kepada sang fakir.
Wa billahit taufiq..
Lajnah Daimah lil Buhuts Al-’Ilmiyyah wal Ifta’ (Komite Tetap utk Pembahasan Ilmiah & Fatwa), 9:370.
Sumber: islamqa.com/ar/ref/34801
***
Hukum Tidak Mengeluarkan Zakat Fitri Padahal Mampu

Pertanyaan:
Apa hukumnya orang yang mampu mengeluarkan zakat fitri tetapi dia tak membayarnya?
Jawaban:
Alhamdulillah.
Setiap orang yang mampu tetapi tak mengeluarkan zakat fitri wajib bertaubat kepada Allah ‘Azza wa Jalla serta memohon ampun kepada-Nya, karena dia berdosa disebabkan tak menunaikan zakat fitri. Hendaknya dia segera menyerahkan zakat fitri kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Jika zakat fitri itu diserahkan setelah shalat ied, zakat tersebut hanya sebatas menjadi sedekah (bukan lagi zakat fitri).
Wa billahit taufiq..
Lajnah Daimah lil Buhuts Al-’Ilmiyyah wal Ifta’ (Komite Tetap utk Pembahasan Ilmiah & Fatwa).
Sumber: islamqa.com/ar/ref/34516
***
muslimah.or.id
diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Muslimah
Murajaah Terjemah: Ustadz Ammi Nur Baits

sumber: www.muslimah.or.id