Kapan Kiamat Terjadi? (2) Hamba Allah

3. Tanda-tanda besar menjelang/mengiringi terjadinya kiamat
a. Munculnya Mahdi. Dari Ibnu Mas’ud bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Hari-hari tak akan berakhir & masa tak akan berlalu hingga bangsa Arab dipimpin oleh laki-laki dari keturunanku, dimana namanya sama dgn namaku.” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, & Tirmidzi)
b. Dajjal
c. Turunnya Isa
d.Keluarnya Ya’juj & Ma’juj
Tentang keluarnya Dajjal, turunnya Isa, & keluarnya Ya’juj & Ma’juj terdapat dlm hadist An-Nawaas Ibn Sam’an, ia berkata,
“Rasulullah menyebut tentang Dajjal pada suatu pagi, beliau terkadang memelankan suara & sesekali mengeraskannya, sampai-sampai kami mengira ia (Dajjal) sedang berada di tengah-tengah kebun kurma. Maka ketika kami mendatangi beliau, beliau mengetahui hal itu dari kami, maka beliau bertanya,
‘Ada apa dgn kalian?’
Kami menjawab, ‘Wahai Rasulullah, Anda menyebut tentang Dajjal pagi ini, Anda menurunkan & mengeraskan suara hingga kami mengira ia berada di tengah kebun kurma?’
Maka beliau bersabda, ‘Bukan Dajjal yang paling aku takutkan menimpa kalian, kalau Dajjal keluar & aku masih ada diantara kalian, maka aku akan mengalahkan hujjahnya, bukan kalian, & jika keluar sementara aku sudah tak berada di tengah-tengah kalian, maka tiap orang menjadi pelindung dirinya sendiri, & Allah sebagai penggantiku sebagai penjaga tiap muslim. Sesungguhnya Dajjal adalah seorang pemuda yang sangat keriting rambutnya, matanya menonjol keluar, sepertinya aku menyerupakannya dgn Abdul Uzza ibn Qotton, maka barangsiapa diantara kalian mendapatkannya hendaklah ia membacakan kepadanya awal surat Al-Kahfi, & sesungguhnya ia keluar dari jalan antara Syam & Iraq, kemudian ia merusak daerah kanannya & merusak dari arah kirinya, karena itu wahai hamba Allah tetaplah (di atas agama Allah)!’
Kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah berapa lama ia akan tinggal di bumi?’
Beliau menjawab, ‘Empat puluh hari, satu hari (pertama) sama dgn setahun, & sehari (kedua) sama dgn sebulan, & sehari (ketiga) sama dgn satu jum’at (seminggu), & sisa harinya sama dgn hari-hari kalian.’
Kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah satu hari yang sama dgn setahun itu apakah cukup bagi kami shalat sehari pada hari ini?’
Beliau menjawab, ‘Tidak, maka kira-kirakanlah untuknya.’
Kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana kecepatan gerakannya di bumi?’
Beliau menjawab, ‘Bagai hujan yang diikuti angin, maka ia akan datang pada suatu kaum lalu mengajak mereka, maka mereka pun iman & percaya kepadanya serta patuh kepadanya, lalu ia memerintahkan langit maka turunlah hujan, memerintahkan bumi, maka ia pun tumbuh subur, maka kembalilah harta (ternak) mereka dlm bentuk yang paling panjang punuknya & paling banyak air susunya, & paling panjang perutnya. Kemudian ia datangi suatu kaum & mengajak mereka, akan tetapi mereka menolaknya, maka ketika keesokan harinya, mereka pun kehilangan harta bendanya, kemudian Dajjal melewati tempat yang hancur, maka ia berkata kepadanya, ‘Keluarkanlah harta kekayaan & simpananmu!’ maka harta kekayaan yang tersimpan di dalamnya keluar & mengikutinya bagaikan rombongan pejantan lebah, kemudian ia mengajak seorang pemuda yang sedang dlm masa pertumbuhannya, & memenggalnya dgn sebuah pedang, maka ia terbelah menjadi dua bagian terpisah sejauh sasaran lemparan, kemudian memanggilnya, maka pemuda itupun datang kepadanya & berseri-seri mukanya & tertawa.
Dan saat itulah Allah mengirimkan Isa Al Masih putra Maryam, maka ia turun di atas menara putih di sebelah timur Damaskus dgn memakai dua jubah yang berwarna, & meletakkan kedua telapak tangannya di atas sayap-sayap dua malaikat, jika ia mengangguk-anggukkan kepalanya maka mengucurlah air, & jika ia menengadahkan kepalanya maka meneteslah butiran-butiran perak berkilau bagai lu’lu’ (batu mulia), maka tak seorang kafir pun yang mencium aroma nafasnya, melainkan akan mati, sedang nafasnya menembus sejauh mata memandang, maka ia pun mengejar Dajjal hingga akhirnya ia mendapatkannya di Bab Ludd & membunuhnya. Kemudian Isa mendatangi kaum yang telah dilindungi Allah dari Dajjal lalu ia mengusap muka mereka & menceritakan kepada mereka tentang derajat mereka dlm surga. Dan ketika demikian maka Allah mewahyukan kepada Isa, ‘Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba yang tak seorangpun bisa membunuhnya, maka jagalah hamba-hambaku, & kumpulkan mereka di bukit Thur.’
Maka Allah mengutus Ya’juj & Ma’juj & merekapun turun dgn cepat dari tempat-tempat tinggi, lalu bagian depan rombongan mereka melewati danau Thobariyah, maka mereka minum darinya. Dan bagian terakhir rombongan mereka ketika melewatinya, mereka berkata, ‘Di sini dulu ada airnya.’ Dan nabi Isa beserta pengikutnya dikepung, sehingga kepala sapi salah seorang diantara mereka lebih berharga daripada seratus dinar bagi seorang diantara kalian saat ini, maka nabi Isa & sahabatnya berdoa kepada Allah, lalu allah mengirimkan kepada mereka (Ya’juj-Ma’juj) ulat ke leher-leher mereka, maka mereka pun mati bagaikan satu jiwa (mati bersamaan) kemudian nabi Isa & pengikutnya turun ke bumi (dari gunung Ath-Thur), maka mereka tak mendapakan sejengkal tanah melainkan telah dipenuhi bau busuk bangkai mereka (Ya’juj-Ma’juj), lalu nabi Isa & sahabatnya berdoa kepada Allah, maka Allah mengutus burung yang besarnya bagai leher-leher unta, kemudian membawa terbang bangkai mereka & melemparkan ke arah mana saja yang dikehendaki Allah, kemudian Allah menurunkan hujan yang mengguyur baik rumah dari tanah liat maupun rumah tenda (dari bulu), maka ia (air hujan) mencuci bumi hingga licin bagai kaca, kemudian dikatakan kepada bumi, ‘Tumbuhlah buah-buahanmu & kembalikan keberkahanmu!’
Maka pada hari itu sekelompok besar manusia makan dari satu biji delima, & mereka bisa berteduh dgn kelopaknya, & diberkahi hewan ternaknya, sampai-sampai air susu seekor unta mampu mencukupi kelompok besar manusia, & air susu sapi mampu mencukupi satu kabilah, & air susu kambing mampu mencukupi satu marga. Dan di saat demikian Allah mengirimkan angin yang harum baunya, maka bertiup sampai ke ketiak mereka, maka ia mencabut ruh setiap orang muslim & mukmin & tinggalah sejelek-jelek manusia, mereka melakukan persetubuhan dgn wanita seperti layaknya keledai (persetubuhan di depan umum tanpa rasa malu) maka terjadilah hari kiamat atas mereka.” (HR. Muslim)
e. Perang antara kaum muslimin & yahudi. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Kiamat tak akan terjadi sampai kaum muslimin memerangi Yahudi, hingga orang Yahudi bersembunyi di balik bebatuan & pepohonan, maka bebatuan & pepohonan berkata, ‘Wahai orang muslim, ini ada orang Yahudi bersembunyi di belakangku. Kemari & bunuhlah!’ kecuali pohon ghorqod (sejenis pohon berduri, terkenal di baitul Maqdis), karena ia adalah termasuk pohon orang Yahudi.” (HR. Bukhori & Muslim)
f. Keringnya sungai Eufrat. Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kiamat tak akan terjadi hingga kering sungai Furat (Eufrat) yang akan menyikap sebuah gunung emas yang menjadi ajang perebutan, sehingga saling bunuh, maka terbunuhlah dari setiap seratus orang, sembilan puluh sembilan yang mati, maka berkata setiap orang dari mereka, ‘Semoga aku yang selamat.’
Dan dlm riwayat, “Hampir saja sungai Eufrat menyikap harta karun dari emas, maka barangsiapa mendapatkan masa itu, hendaknya tak mengambil apapun darinya.” (HR. Bukhori & Muslim)
g.  Daratan yang tenggelam ke dlm bumi,  dukhon/kabut, dabbah/binatang melata, matahari terbit dari barat, keluarnya api dari pelosok kota Aden (kota di Yaman). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya kiamat itu tak akan terjadi sebelum datang sepuluh tanda-tanda: daratan yang tenggelam ke dlm bumi (sebagaimana qarun, pent) di belahan timur, daratan yang tenggelam ke dlm bumi di belahan barat, & daratan yang tenggelam ke dlm bumi di jazirah Arab, kabut, Dajjal, binatang melata, Ya’juj & Ma’juj, matahari terbit dari tempat ia terbenam, adanya api yang keluar dari pelosok kota Aden yang paling jauh yang menghalau manusia, & turunnya Isa putra Maryam.” (HR. Muslim)
Itulah beberapa tanda yang dapat kami sebutkan, semoga bisa menjadi ilmu bagi kita dlm menghadapi huru-hara akhir zaman, sehingga kita tak terjerumus dlm perbuatan kekufuran, dgn mempercayai ramalan-ramalan tentang kiamat yang semakin ramai. Bagaimanapun kiamat merupakan urusan yang besar, & sesungguhnya waktunya dekat, kapanpun itu. Karena sesungguhnya kematian juga merupakan kiamat kecil bagi seseorang, dimana kesempatan utk beramal telah terputus, & itu bisa terjadi kapan saja. Sementara itu selama ini kita dlm keadaan lalai, padahal beberapa tanda telah muncul & semakin banyak. Maka hendaknya kita meminta pertolongan pada Allah agar kita ditetapkan atas agama-Nya, & kita diwafatkan dlm keadaan ber-Islam.
Maraji’:
Riyadusshalihin
Al-Irsyad
Telah Datang Zamannya (Ust. Abdul Hakim)
Mutiara Faedah Kitab Tauhid (ust. Abu ‘Isa)
Syarah Arba’in (Syaikh Muhammd ‘Utsaimin)
Penulis: Ummu Muhammad Anik Rachmawati
Muraja’ah: Ust. Aris Munandar
***
Artikel muslimah.or.id
sumber: www.muslimah.or.id