Orang Tua yang Lalai Memperhatikan Anak Pendidikan Agama

Soal:
Jelaskan beberapa efek negatif yang timbul dikarenakan kedua orang tua sibuk hingga tak sempat memperhatikan pendidikan agama anak-anak mereka!

Jawab:
Termasuk faktor terbesar yang menyebabkan terjadinya dekadensi moral pada anak-anak & terbentuknya kepribadian yang buruk pada diri mereka adalah kurangnya perhatian kedua orang tua utk mengajarkan akhlak yang mulia kepada si anak & dikarenakan kesibukan mereka hingga tak ada kesempatan utk mengarahkan dan mendidik anak-anaknya. Apabila seorang ayah tak lagi peduli terhadap tanggung jawabnya utk mengarahkan & mendidik serta mengawasi anak-anaknya, & dikarenakan faktor tertentu, si ibu kurang menunaikan kewajibannya dlm mendidik si anak maka tak diragukan lagi si anak akan tumbuh seperti anak yatim yang tak memiliki orang tua, ia hidup bagai sampah masyarakat, bahkan suatu saat akan menjadi penyebab terjadinya kerusakan & kejahatan di tengah-tengah umat. Kecuali Allah Ta’ala menginginkan hal lain. Semoga Allah merahmati orang yang mengatakan,
“Anak yatim bukanlah anak yang ditinggal mati oleh kedua orang tua hingga ia menjadi miskin. Akan tetapi, anak yatim yang sebenarnya ialah seorang anak yang menemukan ibunya yang kurang mendidiknya & menemukan ayah yang sibuk dgn pekerjaannya.” (baca kitab Tarbiyatu al-Aulaad Fii al-Islaam halaman 103-104)
Ibnu Qayyim rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang tak mengajarkan hal-hal yang bermanfaat kepada anaknya & membiarkan begitu saja, berarti dia telah mendurhakai anaknya. Betapa banyak anak-anak yang rusak dikarenakan ulah ayah-ayah mereka sendiri yang membiarkan mereka begitu saja, tak mengajarkan kepada mereka kewajiban-kewajiban & sunnah-sunnah dlm agama Islam yang harus ia kerjakan. Mereka telah menyia-nyiakan anak mereka sewaktu kecil, sehingga mereka tak bermanfaat utk diri mereka sendiri & mereka pun tak bisa memberikan manfaat sedikit pun disaat orang tuanya sudah lanjut usia. Sebagaimana celaan sebagian orang tua yang dilontarkan kepada anaknya & si anak menjawab, “Wahai ayahku, sesungguhnya engkau telah mendurhakaiku di saat aku masih kecil, maka setelah besar aku pun mendurhakaimu. Engkau telah menyia-nyiakanku sewaktu aku masih kecil maka aku pun menyia-nyiakan engkau ketika engkau sudah lanjut usia.”
Sesungguhnya kepedulian kedua orang tua tak hanya terbatas memberikan pengajaran kepada mereka. Akan tetapi, mereka harus dibimbing & dibantu dlm mempraktekkan bagaimana cara berbakti kepada kedua orang tuanya, tentu dgn cara & perlakuan terbaik. Akan tetapi, jika orang tua tak peduli akan pendidikan akhlak mereka maka si anak akan menjadi duri bagi kedua orang tuanya, karena berbakti kepada kedua orang tua merupakan sifat yang tak akan muncul begitu saja tanpa melalui pengajaran. Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُضَيِّعَ مَنْ يَقُوتُ
“Cukuplah seseorang itu dikatakan berdosa karena ia telah menyia-nyiakan orang yang berada di bawah tanggung jawabnya.” (HR. An-Nasa’i & Al-Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Penyia-nyiaan anak yang paling parah adalah membiarkannya begitu saja tanpa diberi pendidikan & tak mengajarkannya adab islam.
Diketik ulang Ensiklopedi Anak Tanya Jawab Tentang Anak Dari A Sampai Z Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-Isawi Darus Sunnah Press.
***
Artikel muslimah.or.id
sumber: www.muslimah.or.id