Tuntunan Pemberian Nama (Nama-Nama yang Disunnahkan) Nama Nama Allah

Nama-Nama yang Disunnahkan utk Diberikan kepada Bayi:

Nama Abdullah & Abdurrahman berdasarkan hadits yang diriwayatkan Muslim dlm Kitab Shahihnya dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
إِنَّ أَحَبَّ أَسمَائِكُمْ إِلَى اللَّهِ عَبدُاللَّهِ وَ عَبدُ الرَّحْمَنِ
“Sesungguhnya nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah & Abdurrahman.” (HR. Muslim no. 2132)
Karena nama tersebut adalah nama terbaik, sampai-sampai di kalangan para sahabat terdapat sekitar 300 orang yang bernama Abdullah.
Nama yang menunjukkan penghambaan diri terhadap salah satu dari nama-nama Allah ‘Azza wa Jalla, seperti Abdul Malik, Abdul Bashiir, Abdul ‘Aziz & lain-lain.Namun perlu diketahui di sini bahwa hadits, “Sebaik-baik nama adalah yang dimulai dgn kata “Abd (hamba)” & yang bermakna dipuji” bukanlah hadits shahih bahkan tak diketahui darimana asal-usulnya sebagaimana dijelaskan oleh para ulama.
Bernama dgn nama para nabi & rasul. Mereka adalah orang-orang yang memiliki akhlak yang paling mulia & memiliki amalan yang paling bersih. Diharapkan dgn memberi nama seorang anak dgn nama nabi ataupun rasul dapat mengenang mereka juga karakter & perjuangan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri juga pernah menamakan anaknya dgn nama Ibrahim, nama ini juga beliau berikan kepada anak sulung Abu Musa radhiallahu ‘anhu & beliau juga menamakan anak Abdullah bin Salaam dgn nama Yusuf.Adapun hadits tentang keutamaan orang yang bernama Ahmad atau Muhammad tak ada yang shahih. Ibnu Bukair al-Baghdadi menyusun sebuah kitab tentang keutamaan orang yang bernama Ahmad atau Muhammad, & pada kitab tersebut beliau menyertakan 26 hadits yang tidak shahih. Wallahu a’lam.
Memberi nama dgn nama orang-orang shalih di kalangan kaum muslimin terutama nama para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam sebuah hadits shahih dari al-Mughirah bin Syu’bah radhiallahu ‘anhu dari nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Mereka dahulu suka memakai nama para nabi & orang-orang shalih yang hidup sebelum mereka.” (HR. Muslim no. 2135)
Memilih nama yang mengandung sifat yang sesuai orangnya (namun dgn syarat nama tersebut tak mengandung pujian utk diri sendiri, tak mengandung makna yang buruk atau mengandung makna celaan), seperti Harits (orang yang berusaha) & Hammam (orang yang berkeinginan kuat).Diriwayatkan oleh Abu Dawud dgn sanad yang dha’if dari Abu Wahb al-Jusyami bahwasannya nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pakailah nama para nabi, nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah & Abdurrahman, yang paling benar adalah nama Harits & Hammam & yang paling jelek nama Harb & Murrah.” (HR. Abu Daud & An Nasai. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi sebagaimana disebutkan dlm Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1977)

Pembahasan kami sebelumnya:
Pilihlah Nama Terbaik Untuk Buah Hati Anda
Waktu Pemberian Nama bagi Buah Hati
Tuntunan Pemberian Nama (Pendahuluan)
***
Artikel muslimah.or.id
disusun ulang oleh tim muslimah.or.id dari Buku Ensiklopedia Anak Tanya Jawab Tentang Anak Dari A sampai Z karya Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-Isawi
sumber: www.muslimah.or.id