Kerjakan Amal Iklas dan dengan Cara yang Shahih

Salah satu tujuan utama dlm beramal adalah mendapat pahala dari Allah ta’alla, lantas bagaimana jika amalan yang sangat diharapkan sebagai tabungan diakherat ternyata ‘kopong’ alias sia-sia & tak tertulis sabagai amalan?

Bagaimana mungkin amalan akan diterima tatkala kita tak mengetahui cara agar amalan bisa diterima & mendapat ridho dari Allah? Apalagi jika barometer kesuksesan dlm beramal tatkala mendapat pujian belaka. Tak dapat diragukan lagi walaupun lisan ini mengatakan ‘Aku ikhlas’ namun ikhlas tak semudah hanya ucapan saja & malahan perlu dicek lagi arti keikhlasannya. Baiklah marilah kita berusaha mengetahui kaidah-kaidah dlm beramal agar amalan kita tak sia-sia. Dan ingatlah tak ada satu detik waktupun menjadi sia-sia & berakhir penyesalan jika segera diikuti dgn taubat & membenahi cara beramal dgn benar. Readmore….

Rasa Malu Adalah Sebagian dari Iman

Penulis: Ummu Salamah Farosyah. Semoga Allah Ta’ala senantiasa merahmatimu, saudariku… Malu, demikianlah nama sebuah sifat yang sangat lekat ketika kita berbicara tentang wanita. Maka beruntunglah engkau saudariku ketika Allah menciptakanmu dgn sifat malu yang ada pada dirimu! Karena apa? Hal ini tak lain karena malu adalah bagian dari iman.

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seorang Anshar yang sedang menasehati saudaranya karena sangat pemalu, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Biarkan dia karena rasa malu adalah bagian dari Iman.” (HR. Bukhari Muslim) Readmore….

Apa Hukum Mengeriting Rambut Bagi Wanita Muslimah?

Pertanyaan: Bagaimana hukum wanita mengeriting rambut? Padahal mengeriting adalah membuat lurus tergerai menjadi kusut tak teratur. Ada yang mengeriting rambut utk waktu yang tak lama. Tetapi ada juga sebagian wanita pergi ke salon utk menambahkan beberapa cairan ke rambut mereka hingga rambut mereka menjadi keriting dlm waktu enam bulan. Bagaiman pendapat Syaikh?
Jawaban Syaikh Shalih al-Fauzan:
Mengeriting rambut bagi wanita hukumnya mubah, selama tak menyerupai wanita-wanita kafir, juga tak utk dipamerkan kepada pria yang bukan mahramnya. Selain itu, orang yang mengeriting rambut hendaklah wanita dari kerabat  dekatnya, baik dikeriting utk waktu yang singkat ataupun utk waktu yang lama, baik menggunakan bahan-bahan yang mubah lainnya.
Readmore….

Ngidam dalam Tinjauan Syariat

Penjelasan Syaikh Muhammad Ali Farkus:
Ngidam (al-wahmu) sudah dikenal secara bahasa, yaitu sesuatu yang diinginkan oleh wanita yang sedang hamil. sebagaimana yang disebutkan al-Jauhari dlm kitab as-Shihah (5:2049), Ibn Atsir dlm an-Nihayah (5:162), & Ibn Faris dlm Maqayis al-Lughah (6:93) serta beberapa pakar bahasa lainnya.
Akan tetapi, anggapan yang banyak tersebar di masyarakat kita saat ini bahwa wanita hamil yang menginginkan sesuatu, jika tak dipenuhi keinginannya maka nantinya akan keluar bentuk tertentu dari badan anak yang dilahirkan sesuai dgn yang diinginkan ibunya, (atau anak ini akan menjadi anak yang kurang normal, karena suka mengeluarkan liur). Terkait keyakinan ini, saya belum mengetahui adanya keterangan apapun dlm syariat tentang hakekat ‘bentuk sesuatu yang keluar dari badan bayi’ sebagaimana yang disampaikan. demikian pula saya tak tahu kebenaran anggapan ini melalui informasi yang sampai kepada saya.
Hanya saja, hal ini terkenal di kalangan para wanita. apabila kita menerima anggapan ini, bahwa jika tak memenuhi keinginan wanita itu akan menimbulkan dampak buruk maka kita wajib mencegah terjadinya dampak buruk semacam ini, dgn berusaha mewujudkan apa yang diinginkan wanita hamil. ini dlm rangka mengamalkan kaidah:
“Menolak dampak buruk itu lebih diutamakan dari pada mewujudkan satu kemaslahatan.”
Akan tetapi, jika hal ini tak memberikan dampat buruk maka tak boleh kita nyatakan hukumnya wajib utk memenuhi keinginan wanita yang ngidam, selain sebatas utk mewujudkan rasa kasih sayang antar-suami istri. karena jika hal ini wajib, tentu akan ada dalil yang menjelaskannya & tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan memberikan penjelasan yang jelas karena keterangan semacam ini dibutuhkan & termasuk perkara yang tersebar di masyarakat. Sementara segala sesuatu yang menimbulkan dampak buruk kepada hamba, pasti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan mengingatkannya. Karena beliau adalah orang yang telah menunaikan amanah & menyampaikan risalah… (40 Sualan fi Ahkam al-Maulud, hal. 102 – 103).
Penjelasan Syaikh Munajid
Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah…
Pertama, ‘ngidam’ yang dialami oleh wanita yang sedang hamil, terutama di awal kehamilan merupakan fenomena yang diakui secara kedokteran, sebagai salah satu dampak kehamilan…. umumnya wanita yang hamil memiliki tabiat yang aneh di masa awal kehamilannya. Ada yang begitu suka dgn suami & bau suami, & ada yang sebaliknya, ada yang suka makan es, bahkan ada yang suka makan arang! Dan kondisi psikologis yang aneh lainnya, yang tak mungkin bisa disebutkan semuanya… karena itu, selayaknya anggota keluarga memperhatikan keadaan orang hamil yang sedang ngidam, dgn berusaha meminimalisir segala kemungkinan yang akan menimbulkan masalah yang lebih besar.
Kasus ngidam yang terjadi pada wanita hamil ini telah membingungkan ahli medis. Ada berbagai macam komentar & pendapat yang mereka sampaikan. Mereka kesulitan memahami fenomena semacam ini. Ada sebagian pakar kedokteran yang mnyebutkan bahwa diantara terapi yang mungkin bisa dilakukan adalah menghindari terlalu banyak berpikir atau menginginkan sesuatu.
Apapun itu, ngidam adalah perkara yang hakiki, & tak bisa diingkari hal ini terjadi pada kehidupan wanita hamil, juga tak dinafikan secara medis. Karena itu, bagi anggota keluarga hendaknya memberikan penanganan yang sesuai utk wanita hamil, dgn catatan, jangan sampai mengizinkan utk makan makanan yang haram atau yang membahayakan, seperti arang, rambut. Kemudian bisa diarahkan utk mengkonsumsi makanan yang lain, atau diarahkan utk bisa dekat dgn suaminya & anak-anaknya. Karena banyak terjadi perceraian di awal kehamilan, sebabnya adalah suami tak memahami kondisi istrinya yang sedang ngidam atau tak mampu memberikan penanganan yang sesuai bagi wanita ngidam.
Kedua, hal terbaik yang bisa kami nasehatkan utk dijadikan terapi kondisi psikologis bagi wanita ngidam adalah al-Quran. Allah menjadikan al-Quran sebagai petunjuk & obat. Allah berfirman:
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآَنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَاراً
“Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi obat & rahmat bagi orang-orang yang beriman” (QS. Al-Isra’: 82)
Syaikh as-Sinqithi mengatakan:
Firman Allah dlm ayat ini : [مَا هُوَ شِفَآءٌ ] “menjadi obat”, mencakup semua fungsi obat, baik bagi penyakit hati, seperti keraguan, kemunafikan, & yang lainnya, maupun utk badan, dlm bentuk ruqyah. Sebagaimana disebutkan dlm riwayat yang shahih tentang sahabat yang meruqyah orang yang tersengat binatang berbisa dgn membacakan surat al-Fatihah. (Adhwaul Bayan, 3: 253)

Tetap Bertenaga, Aktif dan Sehat Ketika Puasa Ramadan

Apakah para pembaca sekalian saat ini dlm keadaan sehat & bugar? Atau apakah istri/suami, anak, sanak kerabat, tetangga, sahabat & relasi Anda semua ada yang jatuh sakit? Sudahkah saudara & saudariku semua menengok ke ruang bangsal di rumah sakit? Berapa jumlah mereka yang terbaring di sana? Lalu, apakah pelajaran yang bisa dipetik dari kisah mereka yang tak dlm kondisi sehat?

Alhamdulillah, kata itulah yang mestinya senantiasa meluncur dari lisan kita atas berbagai kenikmatan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala anugerahkan kepada kita, diantaranya adalah sehat jiwa & raga kita. Dengan badan yang sehat, tentu aktivitas ibadah & keseharian kita akan berjalan baik & lancar. Sehingga wajar apabila dlm suatu kesempatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Ada dua kenikmatan yang sering lalai utk disyukuri oleh kebanyakan manusia, yaitu nikmat sehat & waktu luang.” (HR. Bukhari no. 6412) Readmore….